Sunday, January 5, 2014

kau diciptakan untukku...


siang malam,
aku berdoa untuk dia,
ku tahu,
di hatimu kebimbangan, 
keresahan, 
yang tak pernah padam,
sejak kehadiranku...
aku tahu,
kau menyayngiku, 
sayu hati melihat
seraut wajah resahmu...
resah yang tiada penghujung,
walau kau tahu
aku mampu lakukannya 
sendirian.
di bibirmu tak pernah lekang
nasihat,
ajaran,
agar aku jadi bidadari syurga.
di hati sejenak
mengenang nasib diri, 
bukan menyesal,
bukan menyesal,
bukan menyesal, 
namun,,, siapa aku dan dia,
hanya hamba yang kerdil,
dan akur,
pada ketentuanNYA...

salam sayang isterimu...